Merayakan Dingin

 Hari ini

Di kursi panjang itu

Aku merayakan teh manis 

dengan cerah yang labil


Hari ini

Rambutan 

di dekat pintu itu

Merayakan musim bunga

Dengan perasaan yang tidak seragam


Kue bolu yang sok manis

Entah kemarin atau baru matang

Sejak perayaan mulai lima menit lalu

Aku tidak melihatnya dibutuhkan

Plastik-plastik itu justru membuatnya tidak menarik

Dan perlahan ditinggalkan


Uap-uap pergi

Aroma manis itu tidak ada apa-apanya

Jika dibanding dengan liar angin penghujan

Kasihan. 

Bahkan sampai akhir bolu ini,

Aku, 

Atau bahkan seluruh perayaan ini 

Semua hanya untuk dingin

Dan sepi-sepi yang cepat beku. 


Pogung, 7 Februari 2020 14:50 WIB





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Genggam

Sedih yang bergulma